Resiko Married By Accident
Hubungan pasangan MBA ibarat sebuah ketidaksengajaan yang disengaja, dimana ada perbuatan ya akan ada hasilnya. "Melakukan perbuatan yang 'ingin' dilakukan" Kira-kira seperti itulah sindiran yang sering dilontarkan masyarakat kepada mereka pasangan berstatus 'MBA'. Kita semua tahu bahwa pernikahan yang terjadi di usia muda atau saat masih dalam masa pelajar, terlebih lagi saat mengandung, dapat membawa sanksi sosial yang cukup menghantui mereka, yang terdiri dari stigma, tekanan mental dan bahkan emosional, serta ekonomi, berikut penjelasannya :
Stigma dan Prasangka
Satu dari sanksi sosial yang mungkin paling terasa adalah stigma dan prasangka dari masyarakat. Pernikahan yang terjadi di usia muda atau saat masih pelajar sering kali dilihat sebagai tindakan yang tidak pantas atau ceroboh. Pandangan negatif ini bisa membuat pasangan merasa dijauhi atau dianggap tidak bertanggung jawab. Mereka mungkin merasa terus dievaluasi oleh lingkungan sekitar dan merasa perlu membela keputusan mereka.
Dukungan yang Terbatas
Pasangan MBA yang masih pelajar dan hamil diluar nikah mungkin akan menghadapi kendala dalam mendapatkan dukungan sosial yang memadai. Teman sekelas atau bahkan teman-teman sebaya mungkin merasa sulit untuk memahami situasi mereka dan memberikan dukungan yang diperlukan. Sanksi sosial dalam bentuk ini bisa membuat mereka merasa terisolasi dan kesepian dalam menghadapi tantangan baru ini.
Tekanan Mental dan Emosional
Sanksi sosial yang diterima pasangan MBA dapat berdampak serius pada kesejahteraan mental dan emosional mereka. Tekanan untuk membuktikan kemampuan mengurus pernikahan, kehamilan, dan pendidikan sekaligus bisa sangat menguras. Mereka mungkin merasa cemas, stres, atau bahkan mengalami depresi karena harus menghadapi tuntutan yang begitu berat di usia muda.
Keterbatasan Ekonomi
Kehamilan dan pernikahan di usia muda seringkali diiringi oleh keterbatasan ekonomi. Pasangan ini mungkin belum memiliki stabilitas finansial yang cukup untuk mendukung diri mereka sendiri, apalagi keluarga yang akan datang. Sanksi sosial dapat memperparah situasi ini dengan sulitnya mendapatkan pekerjaan atau dukungan dari lingkungan sekitar.
Tantangan dalam Pendidikan
Pendidikan adalah aspek penting dalam kehidupan, terutama bagi mereka yang masih dalam masa pelajar. Sanksi sosial dari pernikahan dan kehamilan di usia muda bisa mengganggu perjalanan pendidikan mereka. Mereka mungkin menghadapi kesulitan dalam menjaga fokus dan keseimbangan antara tuntutan rumah tangga dan sekolah.
Sanksi sosial yang dialami oleh pasangan MBA yang masih pelajar dan mengandung bisa sangat meresahkan. Stigma, dukungan yang terbatas, tekanan mental, keterbatasan ekonomi, dan tantangan dalam pendidikan semuanya merupakan aspek yang perlu mereka hadapi. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa pasangan ini juga bisa memiliki kekuatan dan tekad yang luar biasa untuk mengatasi semua sanksi ini. Dengan dukungan yang tepat, kesabaran, dan upaya bersama, mereka bisa mengatasi tantangan ini dan membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk membina kehidupan yang bahagia dan sukses. Ditambah lagi adanya poin plus dari kasus ini dimana mereka berani untuk mengambil langkah tanggung jawab dan gak melarikan diri.
Referensi :
West, Rembulan. 2021. Married By Accident.
Selamat datang di Contact Person
Psikolog Gunawan Soewito